Kepedulian kita kepada sesama adalah wujud lain dari implementasi Iman, karena Allah hanya akan membantu seorang hamba selagi hamba itu masih mau peduli dan membantu saudaranya.

Kaum janda dan dhuafa adalah bagian yang tak terpisahkan dari struktur masyarakat kita. Sudah sepatutnya keberadaan mereka menjadi pengingat diri bahwa masih banyak saudara-saudara di sekitar yang membutuhkan uluran tangan kita.

Jangan sampai tertutupnya mata hati kita membuat mereka merasa terlupakan dan sendirian, sehingga pada akhirnya terbesit rasa putus asa dari rahmat Allah sebagai tempat bersandar.

Menjalani kehidupan sebagai seorang janda bukanlah keinginan setiap wanita. Namun ketika kehendak Allah subhanahu wa ta’ala telah diputuskan, maka ridho menjadi satu-satunya jalan keluar. Menjadi orang tua tunggal bukanlah sebuah perkara mudah terlebih jika sang ibunda memiliki sisi ekonomi yang lemah.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wassalam bersabda:

“Orang yang bekerja agar bisa memberi sebagian nafkah kepada janda
dan orang miskin, seperti orang yang berjihad di jalan Allah, orang yang
shalat di malam hari dan puasa di siang hari.“
(HR. Bukhari 5353 dan Muslim 2982).

Berangkat dari hadits di atas, Yayasan Balqis One Bermani mengadakan Program Kebutuhan Pokok Janda dan Dhuafa yang kurang mampu. Diharapkan para janda dan dhuafa yang tersentuh oleh keberadaan program ini dapat menjadi lebih berdaya dan percaya diri dalam menjalani
kehidupannya.